Ada yang malu...
Berbisik dalam kerinduan yang fana
Dia berkata, jangan datang terang dan terik...
Biarkan fana ini bertahan sejenak"
Malam lalu pagi
Siang lalu senja menyusul
Sungguh peralihan yang sangat indah
Dan manusia merangkum dalam kata
Dengan hati hati
Merasa tak asing dengan kata kata itu? Mungkin anda salah satu penggemarnya. Saya bukan penggemar mereka. Tapi saya penikmat karya mereka.
Suatu hari saya melihat tweet seseorang di timeline saya yang menulis seperti ini '#np untuk perempuan yang sedah dipelukan' (oke mungkin ini terlalu frontal haha) lalu saya bertanya tanya itu judul lagu apa orang itu sedang mendengarkan lagu yang dia dedikasikan buat perempuan pujaan hatinya? Akhirnya karena saya kepo (bahasa gaul anak jaman sekarang yg artinya 'kepengen tau banget') saya mencoba mencarinya di google. Few minutes later..... akhirnya saya tau kalau itu adalah salah satu lagu dari band Indie yang sebenarnya namanya sangat tidak asing. Saya pernah beberapa kali lihat nama mereka di beberapa tweet acara televisi maupun majalah ternama. Dan saya mencoba mendengarkan lagu mereka yang lain yang judulnya Resah. Lagu mereka sangat sesuai dengan nama mereka.... Payung Teduh.
Payung Teduh terdiri dari Is (vokal/gitar/guitalele, drum), Ivan (gitar, guitalele, vokal latar), Cito (drum, cajon), dan Comi (contra bass), yang awalnya terbentuk karena dua personilnya menjadi musisi di Teater Pagupon, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Genre mereka sendiri banyak disebut perpaduan antara Keroncong dan Jazz ala ala tahun 60-an. Namun mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pendengar mereka tentang genre apa yang mereka bawakan. Terasa sendu mendayu-dayu saat mendengarkan musik mereka. Membosankan? Salah besar. Lagu lagu mereka cocok untuk anda yang suka akan kedamaian. Yang paling menyihir dari Payung Teduh, terutama bagi anda yang
menghargai lagu mereka berkat liriknya yang puitis, adalah kenikmatan untuk
menyesapi puisi-puisi dalam lagu mereka. Coba lihat lirik dari lagu mereka yang berjudul 'Untuk Perempuan Yang Sedang Dipelukan'
"Tak terasa gelap pun jatuh
Di ujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik cantiknya.."
Romantis bukan? Apa lirik lagu mereka yang berjudul 'Resah'
"Aku ingin berdua denganmu
Di antara daun gugur
Aku ingin berdua denganmu
Tapi aku hanya melihat keresahanmu"
Yang ini terdengar sedikit agak sedikit pilu.
Begitulah musik mereka. Membuktikan bahwa musik Indonesia berkembang dan sangat membanggakan. Awalnya saya tidak mengenal musik mereka. Tapi sekarang saya tidak ragu untuk membeli album mereka. Sayangnya saya baru tau mereka ketika sudah mengeluarkan album kedua-nya. Payung Teduh ini sangat recommended! Dengarkan musik ini di senja hari bersama tiupan tiupan angin dan secangkir kopi/teh. Itulah surga dunia...
Check them out! http://payungteduh.blogspot.com/
nb: Kata kata diatas saya ambil dr album kedua mereka 'Dunia Batas' dan beberapa info tentang mereka saya dpt dari blog mereka. Terima Kasih Aninda yg sudah memberi inspirasi lewat sms semalem :p
Thnksxoxo,
AF


ini mantep banget fi musiknya, tengah malem gitu kan kecapean terus tiduran sambil dengarin lagu2nya hhaha
ReplyDeleteasik banget ya? Buat galau juga mendukung :p anyway, ini siapa? :O kok anonymous?
Deleteasik banget ya? Buat galau juga mendukung :p anyway, ini siapa? :O kok anonymous?
DeleteThis comment has been removed by the author.
Delete